Home   »   Training   »   Article
 
 
Micro-Epsilon-Capacitance-Controller-and-Demodulator-capaNCDT_6200.jpg

Hal Penting Dalam Memilih Pengukuran Sensor Jarak & Posisi

16 February 2017 04:57


Hal seperti resolusi, akurasi, linearitas dan pengulangan sering disalahpahami oleh kebanyakan orang. Insinyur harus memastikan bahwa mereka sepenuhnya memahami terminologi sebelum membuat keputusan untuk membeli, karena istilah merupakan faktor penting dalam memilih alat ukur seperti sensor jarak. Sayangnya, perbandingan langsung tidak mungkin langsung dilakukan karena tidak semua spesifikasi sensor perpindahan disediakan secara benar.
 
Untuk sensor perpindahan, jarak, dan alat ukur lainnya, terminologi adalah hal penting yang dibutuhkan meskipun agak membingunkan. Pemilihan terminologi sangatlah penting dan harus memenuhi kebutuhan yang ada. Jika sensor jarak tidak memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan, sistem produk atau kontrol akan mengalami pengurangan kinerja.
 
Resolusi, salah satu deskripsi yang paling sering disalahpahami adalah ditentukannya kinerja resolusi. Sebuah deskripsi resolusi sederhana dalam datasheet tidak selalu memberikan data yang cukup untuk pilihan informasi sensor yang lengkap. Resolusi sensor adalah tingkat kemampuan sensor dalam jumlah pengukuran. Resolusi berbeda dengan akurasi. Sebuah sensor dengan resolusi rendah dapat mengukur secara akurat untuk berberapa pengaplikasian dan sensor tidak akurat bisa memiliki resolusi yang tinggi.
 
Untuk hasil terbaik, resolusi diperlukan setidaknya 10 kali lebih dari akurasi pengukuran. Selain itu, resolusi hanya digunakan dalam konteks sistem bandwidth, aplikasi, satuan ukuran dan metode pengukuran dalam produsen sensor. 
 
Akurasi, akurasi dari sensor jarak menjelaskan kesalahan pengukuran maksimum dengan mempertimbangkan semua faktor yang memiliki pengaruh terhadap nilai pengukuran secara nyata. Faktor-faktor ini termasuk resolusi, linearitas, stabilitas jangka panjang, stabilitas suhu dan kesalahan statistik.
 
Repeatability, pengulangan adalah kuantitif spesifikasi yang diukur saling independen dibawah kondisi yang sama. Mendefinisikan seberapa output dan input listrik yang sama jika mencoba berulang kali di bawah kondisi yang sama. Untuk sensor jarak, pengulangan adalah ukuran stabilitas sensor dari waktu ke waktu. 
 
Signal-to-Noise Ratio (SNR), SNR dapat menyatakan kualitas sinyal yang ditransmisikan dan sering membatasi keakuratan pengukuran. Setiap transmisi data menimbulkan kebisingan. Data yang ditransmisikan dan direkontruksi dari sinyal akan lebih stabil jika pemisahan antara kebisingan dan sinyal yang berguna lebih tinggi.
 
Linearitas, linearitas sensor adalah deviasi maksimum antara ideal karakteristik garis lurus dan karakteristik nyata. Hal ini biasanya diberikan sebagai presentase dari skala output penuh. Hal ini biasanya diberikan sebagai presentase dari skala output keluaran (%FSO) atau presentase dari rentang pengukuran. 
 
Dalam banyak aplikasi, penentuan akurasi pengukuran yang sebenarnya sangat tergantung pada sensor non-linearitas. Pengguna sering menggunakan nilai resolusi perangkat ketika linearitas diperlukan. Biasanya, angka linearitas sekitar 10 sampai 20 kali lebih tinggi dari resolusi sehingga sensor pengukuran dapat bekerja dengan benar.
 
Stabilitas jangka panjang, stabilitas sistem pengukuran atau sensor dapat berubah sewaktu-waktu meskipun menggunakan komponen berkualitas tinggi. Dengan kondisi ambien yang sama dari kuantitas input, perubahan yang mungkin dari sinyal output selama periode waktu tertentu diukur. Angka ini biasanya dinyatakan dalam %FSO / bulan.
 
Stabilitas suhu, banyak pemasok sensor laser murah tidak memasukkan ‘stabilitas suhu’ sensor di datasheet mereka sehingga akan sulit untuk menentukan kesalahan pengukuran secara aktual. Biasanya kesalahan pengukuran bisa setinggi 400 ppm / K, yang secara signifikan dapat memengaruhi akurasi pengukuran.
 
Sebaliknya, sensor laser yang mempunyai kinerja tinggi lebih mungkin untuk menyatakan stabilitas sensor suhu pada datasheet. Selain itu, mereka juga menyediakan algoritma kompensasi suhu aktif untuk sensor dengan mengurangi stabilitas suhu serendah 100 ppm / K atau lebih.
 
Rentang pengukuran, didefinisikan sebagai ruang sensor dimana objek pengukuran harus ditempatkan untuk memenuhi data teknis yang ditetapkan. Ruang ekstrim ini dikenal sebagai awal dan akhir dari rentang pengukuran.
 
Offset jarak, offset jarak sensor bervariasi antara pemasok dan prinsip sensor. Hal ini sesuai dengan jarak antara tepi sensor dengan awal rentang pengukuran atau pusat jangkauan.
 
Waktu respon, waktu respon adalah sebagai periode dari waktu untuk sinyal output. Jika 90% dari output sinyal dicapai, maka waktu respon telah tercapai. Berberapa spesifikasi sensor tidak menentukan waktu respon dan tidak benar bahwa waktu adalah sama dengan frekuensi pengukuran atau kecepatan. 




Produk terkait dengan Hal Penting Dalam Memilih Pengukuran Sensor Jarak & Posisi