• CTVideoKombi2.jpg

Manfaat Infrared pada kereta

Kegunaan sensor infrared pada palang pintu kereta api



Salah satu sarana transportasi yang populer di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa adalah kereta api. Untuk jalan besar dengan volume kendaraan yang tinggi, PT. KAI memasang palang pintu perlintasan yang dijaga oleh seorang petugas secara bergantian selama 24 jam. Tetapi, kebanyakan perlintasan kereta api yang melewati jalan kecil tidak memiliki palang pintu tersebut. Hal ini menyebabkan sering terjadi kecelakaan di perlintasan kereta api yang tidak mempunyai palang pintu tersebut.

Begitu pula faktor kesalahan petugas yang sering kali melakukan kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja. Petugas penjaga perlintasan palang pintu pada umumnya hanya mengandalkan sinyal pemberitahuan dari petugas di penjagaan sebelumnya. Jika tidak ada sinyal biasanya mereka mengandalkan jadwal kebiasaan kereta melintas serta mengandalkan pendengaran mereka. Selain itu tidak tersedianya palang pintu di daerah perlintasan juga menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan.

Untuk terhindar dari kecelakaan maka dibuatlah suatu palang pintu perlintasan kereta api yang otomatis. Dimana palang pintu tersebut bisa mendeteksi ada tidaknya kereta api yang melintas. Jika ada kereta api yang akan melintas maka alat yang dipasang akan mendeteksi dan memberi sinyal pada palang pintu untuk segera menutup. Agar tidak ada kendaraan yang melintas dan kecelakaan pun tidak terjadi.

PT. KAI akhir ini membuat transmitter yang berbasis mikrokontroler . Pada perangkat transmitter ini dilengkapi dengan perangkat berupa sensor infrared . Sistematika kerja secara umum perangkat ini adalah sensor infrared yang ada akan mendeteksi jika ada kereta api yang melintas. Sensor akan mendeteksi jika lama waktu melintas sesuai dengan program yang telah diinputkan. Kemudian sensor infrared akan meneruskan ke sismin yang ada untuk mengirimkan sinyal ke receiver. Di sisi receiver sinyal yang diterima akan diteruskan supaya palang pintu perlintasan segera menutup. Setelah kereta melintas, maka palang pintu perlintasan akan membuka dengan sendirinya.

Palang  kereta  api  otomatis  ini  memanfaatkan  cahaya  inframerah  sebagai   pendeteksi  adanya  kereta  api  yang  lewat  dan  siyal  tersebut  akan  dikuatkan  oleh  sebuah penguat sinyal yang disebut dengan penerima sinar inframerah. Pemancar inframerah akan memancarkan inframerah terus menerus, dan jika ada kereta api yang  melintas di  depannya maka  pancaran  sinar  inframerah ke  photodioda  akan terputus.

 

AutomationIndo menyediakan berbagai macam Sensor infrared berkualitas dan kami siap membantu serta melayani anda mulai dari pembelian sampai after sales seperti service dan garansi serta pemberian training alat.   
Contact Us
      Jl. Radin Inten II No. 62 Duren Sawit - Jakarta 13440
      (021) 8690 6777
      sales@automationindo.com
    (021) 8690 6770