• 20170607_163602-e1505998124241.jpg

Jenis flow sensor dalam industri

Fungsi Flow Meter

Sedangkan sistem pambacaan digital biasanya menghnakan sistem sensor seperti magnetic flow meter menggunakan sensor berupa electrode, ultrasonic flow meter bisanya menggunakan sensor berupa ultrasonic transducer, coriolis flow meter menggunakan sensor coriolis yang mampu membaca force yang bisa menghasilkan mass flow dan seterusnya.

Flow meter yang digital biasanya dioperasikan dengan power AC dari 90 VAc hingga 240 VAc, power DC dari 12 VDc hingga 36 VDc atau tersedia juga dengan penggunaan Battery yang mampu bertahan hinggga 2 tahun – 5 tahun. Begitu juga output bukan saja pembacaan di display tapi juga bisa memberikan analog output 4 – 20 mA, Pulse, alarem dan comunication RS485. Jadi cukup lengkap bagi kita yang menginginkan hasil pengukuran flow sensor jika di hubungkan ke control, komunikasi ke komputer atau remote sitem seperti keGPRS atau sistem internet.

Ada beberapa Jenis flow meter yang banyak di gunakan di industri yaitu :

Flow Meter Portable

Flow meter portable mulai terkenal saat dikenalkanya flow meter jenis ultrasonic dimana cara penggunaan dan instalasinya cukup mudah dan cepat serta  dapat dibawah kemana mana. Portable flowmeter ini menggunakan jenis clamp on flow meter dimana sensor atau sering di sebut dengan transducer ultrasonic cukup di clamp pada permukaan luar pipa, Karena prosesn insatlasi tanpa memotong pipa atau melubangi pipa maka biaya instalasi dari flow meter clamp on sangat murah dan cepat.
 
Untuk jenis flow meter portable biasanya di lengkapi dengan data logger vaik itu secara internal maupun external dan untuk power karena sifatnya portable biasanya menggunakan battery yang bisa di charge dan umumnya battery mampu bekerja pada waktu cukup lama diatas 5 jam.

Flowmeter ultrasonic 

merupakan tipe flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida dengan menggunakan ultrasound sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir bisa terbaca di transmitter ultrasonic. Dengan menggunakan sensor ultrasonik atau sering disebut transducer ultrasonic flowmeter dapat mengukur kecepatan rata dari aliran fluida dalam pipa dengan cara mengukur rata rata perbedaan waktu antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan arah aliran.

Flowmeter Mass Flow Coriolis

Flowmeter coriolis adalah jenis flow meter yang secara teori menghitung kekuatan gaya/tenaga akibat adanya osilasi suatu sensor yang dilewati cairan dengan menggunakan perhitungan coriolis yang di konversi ke suatu aliran massa. Coriolis flow meter secara real mempu menghitung massa aliran sehingga perubahan temperature dari aliran tidak banyak berpengaruh. 
 
Begitu juga persolan perubahan aliran karena instalasi atau sebab lain yang berakibat aliran tidak laminer serta terjebaknya udara atau gas dalam aliran tidak memeengaruhi akurasi. Berbeda dengan sifat flow meter yang menghitung volume dimana mass flow meter bisa mengabaikan berat dari udara atau gas yang terjebak dalam aliran.

Flow Meter Electromagnetic

Flowmeter electromagnetin yang sering disebut magnetic flow meter atau magmeter merupakan jenis flow meter yang cara kerjanya menggunakan hukum faraday. Karena sifat kerjanya seperti itu maka magnetic flow meter hanya bisa kerja pada cairan yang mempunyai konduktifitas pada tingkatan tertentu dan umumnya pada kisaran minimal 20 micro siemens

Flow Meter Open Channel 

Open channel flow meter adlah flow meter yang dapat diaplikasikan untuk mengukur aliran pada sistem saluran terbuka seperti pada kanal, sungai atau parit. Pada dasrnya flow meter open chanel ini menghitung kecepatan aliran dengan mempertimbangkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran bisa menggunakan transittime flow meter atau Magnetic flow meter.
 
Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran menggunakan ultrasonic level sensor Penggabungan velociti dengan luas penampang bisa menghasilkan kapasitas aliran atau flow rate aliran dalam kanal.

Installasi Flow meter

Dengan banyaknya jenis flow meter sesuai dengan aplikasinya hal penting sebelum memasang flow meter adalah posisi dan jarak installasi dari flow meter. Untuk jarak installasi biasanya mengikuti petunjuk cara instalasi yang telah di berikan oleh manfacture, guna menghindari terjadinya back pressure maupun terjadinya bubble atau terjebaknya udara di dalam flow meter khususnya untuk jenis volumetric flow meter. Karena itu cara installasi flow meter pada pipa yang sudah ada perlu disiasati guna memenuhi prinsip kerja, prinsip installasi dan juga pertimbangan biaya manitenance dan instalasi tidak terlalu mahal.

Flow meter dalam hal instalasinya mempunyai 4 jenis yaitu jenis installai in line pada pipa, Insertion pada pipa, Clamp on pada pipa dan instalasi pada open channel. Installasi in line dilakukan dengan pemotongan pipa dan koneksinya bisa menggunakan flange atau ulir atau waver yang sering disebut jenis inline flow meter. Sedangkan bentuk kedua yaitu dengan cara melubangi pipa dan dipasang fitting baik saddle fitting maupun welded fitting, kemudian baru flow sensor di masukan kedalamnya yang sering disebut dengan insertion flow meter.

Untuk jenis instalasi flowmeter yang ketiga yaitu tanpa harus memotong ataupun melubangi pipa namun flow sensor cukup di tempelkan  pada permukan luar pipa yang kemudian di clamp dan sering di sebut dengan clamp on flow meter dan ini hanya dimiliki oleh jenis flow meter ultrasonic model clamp on. Selanjutnya jenis instalasi untuk membaca aliran flow dari cairan di tempat terbuka seperti di selokan, sungai, parit atau channel, yang pada umunya menggunkan 2 jenis flow meter magnetic guna mengukur velocity dan digabung dengan ultrasonic level untuk mengukur luasan area channel atau ada juga untuk mengukur velocity menggunakan flow sensor ultrasonic digabung dengan ultrasonic level meter guna mengukur luasan area channel yang dilewati cairan.

Saat melakukan Installasi flowmeter harus di pertimbangkan karakteristik aliran dalam pipa serta posisi pemasangan flowmeter. Tujuannya adalah diharapkan aliran air didalam flow meter, merupakan aliran laminer dan tidak ada back pressure maupun adanya aliran turbulen. Oleh sebab itu dibutuhkan Jarak pemasangan yang memadai, berdasarkan kondisi instalasi pipa yang dinamakan jarak up stream dan down stream. Berikut ini acuan dasar dan umum  up steam dan down stream sebagai aturan jarak pemasangan flow meter magnetic.

Namun demikian setiap manufature flow meter dan jenis serta model flow meter mempunyai aturan masing-masing karena itu sebelum melakukan instalasi sebaiknya baca petunjuk instalasinya dengan seksama, agar manfaat pemasangan flow meter bisa maksimal dan mendapatkan performa yang kita harapkan. Kesalahan pemilihan jenis flow meter akan berakibat fatal pada harga flowmeter biaya installasi maupun biaya maintenance yang mahal.

Akurasi flow meter

Akurasi flow meter cukup bervariasi, sesuai dengan jenis dan model dari flowmeter yang diproduksi. Ada yang mempunyai akurasi 5%, 2%, 1%, 0.5% bahkan ada yang 0.2 % dan lebih bai. Untuk jenis flow mete air biasanya kisaran yang diharapkan jika untuk kwalitas proses dan product mencapai 0.5% hingga 1%. Sedangkan jika digunakan untuk irigasi dan pemantauan flow rate untuk menajga performa mesin seperti pada proses pendinginan mesin biasanya berkisar pada angka 2% hingga 5%.

Namun untuk proses tertentu yang menginginkan kwalitas proses dan product yang sangat tinggi atau karena mahalnya liquid yang diukur maka akurasi flowmeter diharapkan pada kisaran 0.2%. Untiuk kasus ini lebih baik bisa menggunakan jenis flow meter coriolis yang terkenal dengan sebutan mass flow meter. Karena namnya mass flow meter maka akibat perubahan temperature cairan yang mampu merubah viskositas atau bahkan adanya gas atau udara yang terjebak dalam cairan,  tidak akan berpengaruh pada hasil pengukuran mass flow meter karena mass udara serta volume cairan tidak berpengaruh.

Pemilihan jenis flow meter harus di sesuaikan dengan kebutuhan akan akurasinya, karena tidak semua proses membutuhkan akurasi yang tinggi karena semakin tinggi akurasi dari flow meter maka harga flow meter akan makin mahal.

Produk terkait dengan Jenis flow sensor dalam industri