• download.jpg

SENSOR KEAMANAN PADA PESAWAT TERBANG DENGAN MENGGUNAKAN PANCARAN ULTRASONIK

Kelelawar hewan yang mampu mengeluarkan frekuensi tertentu untuk membimbing arah terbang dan untuk mencari makanannya. Pantulan suara yang dikeluarkan mampu menjadi petunjuk benda yang ada dihadapannya. Dengan di ilhami itu,dicoba direrapkan teknologinya pada pesawat terbang. Alat pengindera untuk menjaga keamanan pesawat terhadap benda yang ada didepanya yang akan mempengaruhi keamanan dalam penerbangan seperti awan tebal,angin yang kencang dan dari benda-benda asing. Alat yang akan dibuat terdiri dari tiga bagian yaitu sesor kecepatan putaran mesin,penghasil suara ultrasonik dan penangkap pantulan suara ultrasonik. Gelombang suara yang akan diuji sekitar 40Hz. Sensor kecepatan putaran mesin menngunakan opto coupler untuk mengetahui kecepatan putaran mesin.Opto coupler bekerja dengan cara adanya cahaya yang diteruskan dan terhalang yang akan mempengaruhi kecepatan putaran pada mesin yang dihubungkan dengan sistem pengendali kecepatan mesin. Reaksi pada sistem pengendali kecepatan dipengaruhi sensor ultrasonik yang mengirimkan sinyal jarak dengan benda di depan yang mampu membahayakan pesawat. Ketika sistem pengendali aktif bekerja, maka putaran mesin melambat dan sensor opto coupler akan mengirimkan sinyal perlambatan. Hubungan sensor kecepatan dan sensor jarak yaitu jika kecepatan bertambah, maka kepekaan sensor jarak meningkat dan jarak jangkauannya bertambah jauh.

 


Dari tiga bagian utama, dikembangkan menjadi tujuh komponen yaitu sensor kecepatan , pembentuk gelombang tinggi, perubahan frekuensi ke tegangan, pengontrol ultrasonik, pemancar ultrasonik, penerima ultrasonik, dan sumber tenaga (power supply). Alat ditempatkan di turbin kanan maupun kiri hingga ikut berputar sesuai dengan kecepatan mesin pesawat. Alat satunya dipasang di ujung body hingga pilot bisa men-set alat sesuai dengan jarak aman.
Untuk mengetahui posisi benda yang ada di depan dilakukan dengan pemancar ultrasonik lalu dipantulkan ke penerima ultrasonik. Setelah itu tinggal menge-set jarak antara pesawat dengan benda didepan yang diinginkan .Saat di-set sesuai jarak aman terdekat dengan benda membuat alarm akan berbunyi bila pesawat mendekati benda atau awan tebal yang membahayakan pesawat sesuai jarak yang telah diset.
Sensor yang dipasang di turbin akan terus memonitor kecepatan putaran turbin sehingga kedua sensor akan bekerja sama.Apabila pesawat terlampau cepat dan jarak dengan benda di depan semakin dekat, maka otomatis akan pilot mengetahui ada benda berbahaya di depan.
Dengan penggunaan gelombang ultrasonik , maka indra elektronik itu bisa dipergunakan terhadap benda-benda apa.Sehingga pilot yang kesadarannya mulai lemah akibat ngantuk atau lalai bisa diperingatkan.

 


Produk terkait dengan SENSOR KEAMANAN PADA PESAWAT TERBANG DENGAN MENGGUNAKAN PANCARAN ULTRASONIK